Di sebuah kampung yang bernama MENIA,sebuah kampung yang amat terpencil dan jauh dari keramaian,kampung yang benar-benar sunyi,bahkan hampir tidak terjamah sama sekali oleh deru kendaraan bermotor yang melewati jalan raya,dan tepat tanggal 7 September 1984 di sebuah rumah gubuk yang atap nya hanya terbuat dari daun lontar dan berdindingkan lapak kelapa,serta berlantaikan tanah,aku di lahirkan kedunia oleh ibu ku yang bernama EVIE ELISABETH TANYA LOEDJI.aku di lahirkan sebagai anak ke 4 dari 6 bersaudara.
Hari demi hari aku di besarkan dalam pangkuan kedua orang tua ku (Ismail Lay Doma& nama ayah ku )hingga genaplah aku berumur 5 tahun,aku di sekolahkan di sebuah sekolah dasar oleh ke dua orang tua ku,mungkin anda yang membaca tulisan ku ini kaget karna aku memasuki bangku sekolah dasar pada umur lima tahun yang seharus nya masih usia taman kanak kanak,tapi apa boleh buat jangankan T-K,sekolah dasar saja di tempat ku hamper tidak ada waktu itu(thn 1988)beruntung saja gereja masehi injili di timor,mau perduli dengan membangun sebuah sd di kampong ku sehingga kami bisa mengenyam pendidikan.waktu terus berlalu dan tanpa terasa aku pun akan segera meninggalkan bangku sd,tepat tahun 1997,aku menamatkan pendidikan ku di bangku sekolah dasar,dan langsung melanjutkan ke bangku SMP tepat nya di SMP NEG 2 SABU BARAT,yang berjarak tujuh kilometer dari rumah ku,di situlah aku di terima,dan saat mengenyam pendidikan di bangku smp,aku harus berjalan kaki sejauh tujuh kilometer,karna memang pada waktu itu,jangankan sepeda motor sepeda saja hamper-hampir tidak ada di kampung ku,memang,kami mempunyai sebuah sepeda tapi di pakai kakak ku untuk kesekolah yang berjarak 15 kilometer dari rumah kami,sehingga aku harus berjalan kaki.
Tiga tahun sudah aku bersekolah di bangku smp,tepat tahun 1999,aku pun di nyatakan lulus dari bangku smp,kemudian aku pun melanjutkan pendidikan ku ke tingkat yang lebih tinggi lagi.di SMA NEG 1 SABU BARAT,aku mendaftar untuk kemudian bersekolah di sana.
Dua tahun dilewati,tapi aku merasa begitu jauh nya aku harus berjalan kaki,15 km itulah jarak yang ku tempuh setiap hari nya untuk sampai ke sekolah ku.aku harus bangun pagi dari jam 2 dinihari dan berjalan ke sekolah dan yang lebih parah lagi,aku pergi ke sekolah tanpa sarapan apapun juga karna jam 2 dinihari,ibu ku masih terlelap dalam tidur nya sehingga tidak bisa menyiapkan sarapan untuk ku,dan aku sendiri tidak sampai hati membangunkan nya,hanya untuk menyiapkan sarapan untuk ku.
Karna merasa terlalu jauh jarak yang harus ku tempuh setiap hari nya,aku memutuskan untuk pindah ke sebuah sma yang agak berdekatan dengan salah seorang keluarga ku,
SMA NEG 1 SABU TIMUR,sekolah ku yang kedua sekalipun berjarak 14 kilometer dari rumah ku,tapi aku cukup senang karna kalau aku merasa terlalu kecape’an aku masih bisa menumpang di rumah keluaga ku,hingga akhir nya aku menamatkan pendidikan ku di bangku SMA, teoat di tahun 2001.
Setelah tamat dari bangku sma,aku ingin skali melanjutkan studiku di perguruan tinggi,tapi apa daya ku,ketika aku memberitahukan kepada kedua orang tua ku,mereka tidak bisa lagi menanggung biaya sekolah ku,maklum ayah ku Cuma pegawai rendahan di salah satu BUMD yang ada di tempat ku dengan pengahsilan per bulan nya Cuma Rp 150.000,-.dan ibu ku hanya ibu rumah tangga biasa yang tidak punya pengahasilan apa-apa,sedangkan mereka harus berjuang menghidupi kami semua anak-anak nya yang berjumlah enam orang,sehingga aku pun memaklumi nya.kemudian tahun itu pun (2001)aku mulai melangkahkan kaki ku keluar dari pulau sabu menuju kota kupang,dengan tujuan bisa mendapatkan pekerjaan supaya bisa membantu kedua orang tua ku.(sedangkan kakak ku yang pertama sampai ketiga sudah lebih dahulu merantau)
Tapi hamper setahun aku di kota kupang,belum juga mendapatkan pekerjaan hingga akhir nya aku memutuskan untuk pergi ke pulau sumba,dan di sana (pulau sumba)aku bekerja pada sebuah CV MEUBEL,dengan pengahsilan yang memang lumayan,dan hasilnya aku bisa sedikit membantu kedua orang tua ku,setelah satu tahun berkerja di pulau sumba,aku memutuskan untuk kemali lagi ke kupang,dan mencari pekerjaan baru kemudian akhir nya aku kembali mendapatkan sebuah pekerjaan.
Waktu ke waktu hari berlalu begitu cepat,dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain nya mulai ku coba,dengan harapan bisa menambah pengalan ku di dunia kerja,setelah merasa puas kerja di ibu kota kabupaten,aku pulang ke kampong halaman ku,sesampai ku di sana,ada sebuah radio yang didirikan oleh Gereja Protestan,dan aku pun mencoba untuk melamar di radio,(Radio Hika-Hawu 102,3 fm)dan aku di terima,maka mulailah aku menginjakkan kaki ku di dunia broadcasting,hari demi hari ku lalui dengan kesibukkan ku sebagai seorang penyiar,setelah setahun bekerja di radio tersebut,karma merasa kesepian di pulau sabu,kampong halaman ku,aku memutuskan kembali ke kota kupang dan sesampai ku di kota kupang,dengan bekal ilmu menyiar dari radio Hika-Hawu,kembali ku coba melamar di radio di kota kupang kemudian akhir nya aku di terima bekerja di Radio Lisbeth 98,4 fm,setahun sudah aku bekerja diradio lisbeth,dan kemudian aku harus berpindah tempat tinggal lagi ke kabupaten TIMOR TENGAH SELATAN,mengikuti kakak ku yang ke dua yang kebetulan bertugas di sana sebagai pegawai negeri sipil di salah satu instansi pemerintah,di SO’E ibukota kabupaten timor tengah selatan.
Di desa tubuhu’e sekitar lima kilo dari pusat kota,di sana lah kami tinggal menumpang di rumah warga,setelah tiba di sana,dan satu bulan berlalu,aku mulai kembali mencoba mencari pekerjaan,dan aku di terima di salah satu radio di kota dingin tersebut,RADIO MERCY 90,4 FM,sebuah radio yang orientasi nya di dunia rohani,sama hal nya dengan radio tempat aku bekerja sebelum nya di kota kupang,dan di sana lah juga aku bersekolah lagi hanya beda nya di Soe,aku mengikuti pendidikan sebagai calon PENGINJIL,tapi tidak lama kemudian entah bagaimana kisah nya aku mengundurkan diri,dari radio mercy dan akhir nya kembali lagi bekerja di RADIO WHA’S UP 102,2 FM,yang masih di kabupaten timor tengah selatan.
Kemudian akhirnya aku kembali lagi ke kota kupang,dan hingga saat ini di kota kupang aku bekerja pada salah satu radio yang kebetulan sekali berdekatan dengan tempat tinggal ku.,
RADIO SAHABAT 95,6 FM…..ya itu lah nama radio tempat aku bekerja sampai saat ini
Demikian sedikit dari kisah perjalanan hidup ku………….
11 Desember 2008
Kisah Hidup Ku
Diposting oleh DEDY LAY DOMA di 08.53
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar